Biasanya, banyak juga orang yang menggunakan tokek sebagai obat untuk kulit.
Ada juga orang yang menghindar bila ada tokek karena takut digigit.
"Jujur Panji pribadi pernah digigit tokek, dan rasanya sumpah sakit banget kayak digigit biawak. Tapi gak tembus (kulit) karena giginya kecil jadi gak tembus kulit," ucapnya.
Lantas, mereka pun langsung menangkap tokek yang akan menggigit satu diantara mereka yang sudah dipilih.
"Saanya seperti disuntik, dicubit-cubit gitu," kata pria yang yang tangannya digigit tokek.
Tokek itu dibiarkan menggantung dengan posisi mulut yang masih menggigit tangan.
Panji Petualang menjelskan kalau digigit tokek tak akan membuat orang berdarah.
Namun ia mengingatkan kalau ingin melepas tokek jangan langsung ditarik badannya.
"Yang penting, teorinya ketika tokek gigit, kita tak boleh narik tokeknya. Kalau ditarik itu pasti membuat robek kulit yang tergigit," tuturnya.
Cara pertama, Panji Petualang menaruh tokek itu ke dalam kandangnya.
Lalu kandanganya digoyang-goyang pelan, tapi tertnyata gigitan tokeknya tak mau lepas.
Cara kedua, yakni dengan menyemprotkan bagian mulut tokek menggunakan semprotan air.
Cara itu pun ia lakukan untuk melepaskan gigitan ular.
Benar saja, baru beberapa kali disemprot, tokek itu langsung melepaskan gigitannya.
Panji Petualang pun mengatakan kalau cara semprotkan air pun bisa digunakan untuk melepaskan gigitan ular.
0 comments:
Post a Comment